Aturan Pemberian Makanan Khusus Bayi

Aturan Pemberian Makanan Khusus Bayi sesuai usia

A. Makanan khusus bayi untuk usia 6 bulan

Untuk bayi usia 6 bulan memerlukan makanan yang lembut dan agak sedikit padat. karena bayi belum terlatih untuk mengunyah makanan. Takaran kecil sebanyak 1-2 sendok makan untuk pertama kali dan lakukan secara bertahap untuk menaikkan porsinya sesuai dengan kemampuan lambung masing-masing bayi. Berikan MPASI 1-2 kali/hari dan jenis makanan yang disarankan untuk bayi sekitaar 6 bulan adalah bubur beras susu, buah kukus saring dan sayuran.

B. Makanan Khusus Bayi untuk usia 7-9 bulan

Untuk bayi usia 7-9 bulan memerlukan makanan yang lembut dan agak sedikit kasar, berikan beberapa jenis cemilan. Berikan Porsi kecil dan tetap menyesuaikan dengan kemampuan masing-masing bayi. Berikan MPASI 2-3 kali/hari. Jenis makanan yang bisa menjadi pilihan adalah bubur, nasi tim, buah, sayuran, dan sumber protein seperti halnya kuning telur, daging sapi dan ayam.

C. Makanan Khusus Bayi untuk usia 9-12 bulan
Untuk bayi usia 9-12 bulan memerlukan makanan yang mempunyai tekstur kasar malah bahkan di usia 12 bulan seharusnya bayi sudah makan berupa table food, berikan aneka camilan yang sehat. Porsi tetap kecil dan tetap sesuaikan dengan kemampuan masing-masing bayi. Berikan MPASI 3-4 kali/hari. Jenis makanan yang bisa menjadi pilihan yang disarankan adalah seperti keju, ice cream (disaankan rasa vanila) dan yoghurt berikan yang plain. Contoh makanan tersebut bisa dimulai di usia 10 bulan juga ikan dan sea food atau sayuran. Berikan buah yang terbaik dalam bentuk finger food atau potongan kecil buah-buahan namun jangan terus menerus diberikan buah yang dibuat puree.
Khusus untuk bayi yang berusia 9-12 bulan harus menjadi perhatian khusus bagi Si Ibu, karena mulai usia inilah bayi biasanya mulai dengan melakukan gerakan buka tutup mulut. Adapun hal-hal yang harus diperhatikan yaitu:
1. Batasi waktu, jangan terlalu lama dalam memberi makan pada si bayi, paling lama 20-30 menit saja, habis tidak habis dan seberapapun makanan yang sudah masuk ke mulut dan di telan langsung dihentikan saja! karena hal ini akan mendidik anak supaya nggak keenakan mengemut makanannya karena kalau kita turutin keinginan si bayi maka akan berpikir “biarin saja deh dilamain makannya, ditungguin ini”
2. Secara bertahap tingkatkan variasi dan tekstur makanan – jangan disaring terus ya…anak harus dilatih untuk mengunyah juga, hal ini penting pula untuk kesehatan gigi dan pertumbuhan rahangnya.
3. Jangan pernah memberikan makan dengan cara memaksa apalagi cekok, hal itu akan membuat pemberian makan makin sulit bukannya lebih mudah.
4. Pahami bahwa takut akan manakan itu adalah normal terjadi pada setiap anak
5. Harapkan jadwal makan yang tidak menentu mulai di usia ini sehingga ortu tidak terlalu stress.
6. Tenangkan si tukang menggeliat. Terutama untuk anak-anak yang biasa makan di high chair biasanya di usia 9 – 12 bulan saat dia mulai malas makan, duduk di high chair bisa menjadi penyiksaan, anak akan jadi banyak bergerak karena dia ingin lari dari high chair.

  1. Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: